Kekuasaan adalah kemampuan seseorang atau kelompok untuk mempengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginan dari pelaku (Miriam Budiardjo,2002).
Kekuasaan merupakan kemampuan mempengaruhi pihak lain untuk berpikir dan berperilaku sesuai dengan kehendak yang mempengaruhi (Ramlan Surbakti,1992).
-
Kekuasaan dapat dilihat dari 2 sudut pandang yaitu kekuasaan bersifat positif dan negatif.
Kekuasaan bersifat positif
Merupakan kemampuan yang dianugerahkan oleh Tuhan kepada individu sebagai pemegang kekuasaan tertinggi yang dapat mempengaruhi dan merubah pemikiran orang lain atau kelompok untuk melakukan suatu tindakan yang diinginkan oleh pemegang kekuasaan dengan sungguh-sungguh atau bukan karena paksaan baik secara fisik maupun mental.
Kekuasaan bersifat negatif
Merupakan sifat atau watak seseorang yang bernuansa arogan, egois, serta apatis dalam mempengaruhi orang lain atau kelompok untuk melakukan tindakan yang diinginkan oleh pemegang kuasa dengan cara paksaan atau tekanan baik secara fisik maupun mental. Biasanya pemegang kekuasaan yang bersifat negatif tidak memiliki kecerdasan intelektual dan emosional yang baik, mereka hanya berfikir pendek dalam mengambil keputusan tanpa melakukan pemikiran yang tajam dalam mengambil suatu tindakan, bahkan mereka sendiri terkadang tidak dapat menjalankan segala perintah yang mereka perintahkan kepada orang atau kelompok yang berada di bawah kekuasannya karena keterbatasan daya pikir tadi dan biasanya kekuasaan dengan karakter negatif hanya mencari keuntungan pribadi atau golongan di atas kekuasannya, karena mereka tidak memiliki kemampuan atau modal apapun selain kekuasaan untuk menghasilkan apapun, dan para pemegang kekuasaan bersifat negatif biasanya tidak akan berlangsung lama karena tidak akan mendapatkan dukungan sepenuhnya oleh rakyatnya.
Di negara demokrasi, kekuasaan adalah ditangan rakyat, maka jalan menuju kekuasaan selain melalui jalur birokrasi biasanya ditempuh melalui jalur partai politik. Partai politik berusaha untuk merebut konstituen dalam masa pemilu. Kekuasaan cenderung korup adalah ungkapan yang sering kita dengar, atau dalam bahasa Inggrisnya adalah Power tends to corrupct.
Teori dalam kekuasaan
Teori yang dikemukakan oleh French dan Raven menyatakan bahwa kepemimpinan bersumber pada kekuasaan dalam kelompok atau organisasi.
-
Sumber kekuasaan ada 3 macam, yaitu :
-
Kekuasaan bersumber dari kedudukan
Kekuasaan yang bersumber pada kedudukan terbagi ke dalam 5 jenis, yaitu :
-
-
Kekuasaan formal atau legal
-
Kendali atas sumber dan ganjaran
-
Kendali atas hukuman
-
Kendali atas informasi
-
Kendali ekologik
-
-
Kekuasaan bersumber pada kepribadian
Kepemimpinan yang bersumber pada kekuasaan karena kepribadian berawal dari sifat-sifat pribadi, yaitu :.
Keahlian atau keterampilan
Persahabatan atau kesetiaan
Karisma -
Kekuasaan bersumber pada politik
Kekuasaan yang bersumber pada politik terdiri dari beberapa jenis.
Kendali atas proses pembuatan keputusan
Koalisi
Partisipasi
Institusionalisasi
Dari :
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
